Choose a Bible Book or Range
Type your text here
Ignore Case
Highlight Results

November 15, 2009

MARIA DAN MARTA

PELAYANAN BUKAN PILIHAN ANTARA TINDAKAN MARIA ATAU MARTA MELAINKAN KOMBINASI ANTARA KEDUANYA
Nas: Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku? (Yohanes 21:16)

Bacaan: Lukas 10:38-42
Setahun: Kisah Para Rasul 13-14

Banyak kisah "aneh" di dalam Alkitab. Maksudnya, kisah yangmenggelitik keinginan untuk bertanya. Salah satunya adalah kisah singgahnya Yesus di rumah Maria dan Marta dari kampung Betania. Mengapa "aneh"? Sebab anjuran untuk melayani sangat ditekankan oleh Injil Lukas. Sekarang tiba-tiba ketika ada orang melayani, Yesus malah menegurnya. Mengapa?

Marta, dalam kisah ini disebutkan "sibuk sekali melayani". Ia melayani sedemikian rupa, sehingga tidak bisa melihat pentingnya apa yang dilakukan oleh Maria, yaitu "duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya". Ia tidak mengerti tindakan Maria. Sementara itu, ia melayani sambil menggerutu dan mengasihani diri. Padahal apa yang dilakukan Maria adalah bagian utama dari tindakan melayani. Hati yang menyembah dan rindu mendengar suara Tuhan ibarat mata air dari sebuah tindakan pelayanan. Tanpa itu, melayani hanya akan menjadi sederet "kesibukan" dan kegelisahan yang serba "menyusahkan diri dengan banyak perkara".

Marta tidak sendiri. Sebagai pelayan di pelbagai aktivitas kristiani, kita pun kerap begitu sibuk dan kehilangan sukacita. Sebagai gantinya, kita terus mengeluh, mengasihani diri, dan mencela sesama pelayan. Satu hal yang harus kita ingat: kita bukan melayani "sesuatu", melainkan "Seorang Pribadi", yaitu Yesus. Tanpa hubungan kasih yang hangat secara pribadi dengan Yesus, pelayanan akan menjadi beban. Marta tidak keliru karena melayani. Ia keliru karena melupakan nilai penting tindakan Maria. Masihkah kita melayani karena mengasihi Yesus?


Lukas+10:38-42

38. Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di
sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia
di rumahnya.
39. Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria
ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
40. sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan
berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku
membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
41. Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan
menyusahkan diri dengan banyak perkara,
42. tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang
terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

Read more...

TANGGUNG JAWAB PENJAGA

KITA ADALAH PENJAGA BAGI ORANG-ORANG DI SEKELILING KITA SIAPKAH KITA MEMPERTANGGUNGJAWABKANNYA KELAK?
Nas: ... penjaga, yang melihat pedang itu datang, tetapi tidak meniup sangkakala dan bangsanya tidak mendapat peringatan, sehingga ... mereka dihabiskan ... Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari penjaga itu. (Yehezkiel 33:6)

Bacaan: Yehezkiel 33:1-16
Setahun: Kisah Para Rasul 3-5

Mereka yang bekerja di bagian keuangan, entah itu sebagai kasir atau bendahara, pasti mengerti arti tanggung jawab dan kepercayaan. Betapa tidak, jika ada selisih uang kurang, pasti pusing tujuh keliling. Terbayang ketakutan bagaimana jika ia harus mengganti sejumlah uang yang kurang tersebut. Semakin besar selisih uangnya, semakin gawat, meskipun mungkin selisih itu disebabkan oleh salah hitung, terselip, atau benar-benar hilang. Yang pasti, ia tidak akan dapat tidur dengan tenang jika selisih uang tersebut belum ketemu.

Namun, berapa banyak di antara kita yang sadar bahwa Tuhan sudah mempercayakan harta-Nya yang berharga kepada kita? Jiwa-jiwa di sekeliling kita adalah harta yang sangat berharga bagi Tuhan, karena bagi mereka jugalah Tuhan Yesus mati disalib. Dan adalah tugas tanggung jawab kita untuk mencari mereka yang terhilang dan memperingatkan mereka yang akan menuju kebinasaan. Jika kita sudah tahu kebenaran, tetapi tidak memberitahukan kepada orang-orang di sekitar kita, kelak Tuhan akan menuntut pertanggungjawaban dari kita. Hal inilah yang Tuhan peringatkan kepada Yehezkiel sebagai penjaga bangsanya. Tugas Yehezkiel adalah memperingatkan bangsanya demi nama Tuhan. Sangkakala harus ditiupkan untuk memperingatkan bangsanya dari bahaya pedang. Pula, kita harus memperingatkan orang-orang di sekeliling kita akan murka Allah, sehingga mereka bertobat.

Lihatlah sekeliling. Siapa sajakah yang kita tahu sedang menuju kebinasaan? Mari kita bagikan kabar baik kepada mereka, bahwa Yesus sudah mati bagi mereka.


Yehezkiel 33:1-16

1. Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:
2. "Hai anak manusia, berbicaralah kepada teman-temanmu sebangsa dan
katakanlah kepada mereka: Kalau Aku mendatangkan pedang atas
sesuatu negeri dan bangsa negeri itu mengambil seorang dari antara
mereka dan menetapkan dia menjadi penjaganya
3. dan penjaga ini melihat pedang itu datang atas negerinya, lalu
meniup sangkakala untuk memperingatkan bangsanya,
4. kalau ada seorang yang memang mendengar suara sangkakala itu,
tetapi ia tidak mau diperingatkan, sehingga sesudah pedang itu
datang ia dihabiskan, darahnya tertimpa kepadanya sendiri.
5. Ia mendengar suara sangkakala, tetapi ia tidak mau diperingatkan,
darahnya tertimpa kepadanya sendiri. Kalau ia mau diperingatkan, ia
menyelamatkan nyawanya.
6. Sebaliknya penjaga, yang melihat pedang itu datang, tetapi tidak
meniup sangkakala dan bangsanya tidak mendapat peringatan, sehingga
sesudah pedang itu datang, seorang dari antara mereka dihabiskan,
orang itu dihabiskan dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut
pertanggungan jawab atas nyawanya dari penjaga itu.
7. Dan engkau anak manusia, Aku menetapkan engkau menjadi penjaga bagi
kaum Israel. Bilamana engkau mendengar sesuatu firman dari pada-Ku,
peringatkanlah mereka demi nama-Ku.
8. Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Hai orang jahat, engkau
pasti mati! --dan engkau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan
orang jahat itu supaya bertobat dari hidupnya, orang jahat itu akan
mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan
jawab atas nyawanya dari padamu.
9. Tetapi jikalau engkau memperingatkan orang jahat itu supaya ia
bertobat dari hidupnya, tetapi ia tidak mau bertobat, ia akan mati
dalam kesalahannya, tetapi engkau telah menyelamatkan nyawamu.
10. Dan engkau anak manusia, katakanlah kepada kaum Israel: Kamu
berkata begini: Pelanggaran kami dan dosa kami sudah tertanggung
atas kami dan karena itu kami hancur; bagaimanakah kami dapat
tetap hidup?
11. Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman
Tuhan ALLAH, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik,
melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari
kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu
yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?
12. Dan engkau anak manusia, katakanlah kepada teman-temanmu sebangsa:
Kebenaran orang benar tidak menyelamatkan dia, pada waktu ia jatuh
dalam pelanggaran dan kejahatan orang jahat tidak menyebabkan dia
tersandung, pada waktu ia bertobat dari kejahatannya; dan orang
benar tidak dapat hidup karena kebenarannya, pada waktu ia berbuat
dosa.
13. Kalau Aku berfirman kepada orang benar: Engkau pasti hidup! --
tetapi ia mengandalkan kebenarannya dan ia berbuat curang, segala
perbuatan-perbuatan kebenarannya tidak akan diperhitungkan, dan ia
harus mati dalam kecurangan yang diperbuatnya.
14. Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Engkau pasti mati! --
tetapi ia bertobat dari dosanya serta melakukan keadilan dan
kebenaran,
15. orang jahat itu mengembalikan gadaian orang, ia membayar ganti
rampasannya, menuruti peraturan-peraturan yang memberi hidup,
sehingga tidak berbuat curang lagi, ia pasti hidup, ia tidak akan
mati.
16. Semua dosa yang diperbuatnya tidak akan diingat-ingat lagi; ia
sudah melakukan keadilan dan kebenaran, maka ia pasti hidup.

Read more...

MENGENANG PAHLAWAN

KEPAHLAWANAN YANG SEJATI MENGGUGAH KEPAHLAWANAN YANG LAIN
Nas: Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat. (Amsal 10:7)

Bacaan: Mazmur 112
Bacaan Alkitab Setahun: Kisah Para Rasul 1-2

Semakin sulit rasanya menemukan sosok pahlawan. Media massa saat ini lebih sering menyoroti pesohor daripada pahlawan. David Aikman dalam The Great Souls menegaskan perbedaan antara "pahlawan" (great man) dan "pesohor" (selebrity). Celebrity, mengutip sejarahwan Daniel Boorstin, ialah "seseorang yang dikenal karena keterkenalannya". Adapun great mengandung arti "menonjol, terkenal, terkemuka, terhormat, tinggi, mulia, luhur, tekun, ulet, hebat, mengagumkan". Jadi, pahlawan mengacu pada orang dengan pencapaian unggul yang ditandai oleh satu atau lebih kualitas watak yang agung; orang yang bisa bangkit di tengah-tengah kesukaran atau penderitaan; bisa mempertahankan kemurnian moral pada saat menghadapi cobaan yang berat.

Uraian itu sesuai dengan sosok pahlawan iman dalam Alkitab. Alkitab menyebutnya sebagai "orang benar", yaitu mereka yang takut akan Allah dan menaati perintah-Nya. Menurut pemazmur, mereka "akan diingat selama-lamanya" (Mazmur 112:6), dan Salomo menyatakan bahwa kenangan akan mereka "mendatangkan berkat" (Amsal 10:7). Mengenang orang benar, di satu sisi, menunjukkan penghargaan dan penghormatan kita. Kenangan itu, di sisi lain, kiranya menggugah kita untuk meneladani kepahlawanan mereka.

Anda merindukan pahlawan iman? Anda bisa membaca kisah pahlawan iman di Alkitab atau buku-buku biografi. Namun, bisa jadi ada pahlawan di sekitar kita. Meskipun mungkin tidak tersohor, mereka memiliki kehidupan iman yang patut diteladani. Mengapa kita tidak memikirkan cara untuk berterima kasih kepada mereka?


Mazmur 112

1. Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat
suka kepada segala perintah-Nya.
2. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan
diberkati.
3. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk
selamanya.
4. Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan
penyayang orang yang adil.
5. Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman,
yang melakukan urusannya dengan sewajarnya.
6. Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan
diingat selama-lamanya.
7. Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh
kepercayaan kepada TUHAN.
8. Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang rendah para
lawannya.
9. Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya
tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan.
10. Orang fasik melihatnya, lalu sakit hati, ia menggertakkan giginya,
lalu hancur; keinginan orang fasik akan menuju kebinasaan.

Read more...

November 09, 2009

TIPP-EX

SETIAP DETIK DALAM HIDUP INI TAK AKAN PERNAH TERULANG LAKUKANLAH KEHENDAK ALLAH, AGAR KITA TAK MENYESAL KELAK
Nas: ... supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah. (1 Petrus 4:2)

Bacaan: 1 Petrus 4:1-5
Bacaan Alkitab Setahun: Yohanes 11-13

Dalam dunia tulis menulis, tipp-ex bukanlah benda yang asing. Tipp-ex membuat si penulis dapat mengoreksi kesalahan dalam tulisannya. Dan, rasa hati jadi lebih tenang jika kita dapat mengoreksi kesalahan yang telah terjadi. Sayangnya, kehidupan kita tidak dilengkapi dengan "tipp-ex"!

Sebuah ungkapan mengatakan "penyesalan selalu datang terlambat". Ya, biasanya kesadaran itu muncul saat sudah "kena batunya". Orang yang menyesal kerap ingin memutar ulang kehidupan untuk mengoreksi kesalahannya, atau menghapus "noda hitam" itu dari lembaran hidupnya. Namun, hidup terus berjalan maju. Satu arah.

Jika demikian, adakah cara supaya kita tidak salah langkah? Firman Tuhan mengingatkan pada sikap yang harus diambil dalam hidup: pergunakan waktu yang ada sesuai kehendak Allah, jangan kehendak diri sendiri! Dan, kehendak Allah itu dapat kita ketahui dari firman-Nya. Inilah langkah yang benar dan bijaksana. Firman Allah selalu menjadi pedoman dan standar kita untuk menjalankan hidup yang berkenan kepada-Nya. Mungkin kehendak Allah terasa berat bagi kita; bahkan tak jarang kita harus mengorbankan keinginan diri sendiri, tetapi setialah.

Tugas apa yang Tuhan percayakan untuk Anda kerjakan hari ini? Persoalan apa yang sedang Anda hadapi saat ini? Sediakan waktu lebih untuk menguji apakah langkah yang akan kita ambil merupakan kehendak-Nya. Dan sesuai dengan cara yang diajarkan dalam firman-Nya. Hidup yang merupakan anugerah Tuhan ini terlalu berharga untuk diisi dengan segala macam pementingan diri sendiri.

1 Petrus 4:1-5

1. Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun
harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --
karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah
berhenti berbuat dosa--,
2. supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan
manusia, tetapi menurut kehendak Allah.
3. Sebab telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan
kehendak orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kamu telah hidup
dalam rupa-rupa hawa nafsu, keinginan, kemabukan, pesta pora,
perjamuan minum dan penyembahan berhala yang terlarang.
4. Sebab itu mereka heran, bahwa kamu tidak turut mencemplungkan diri
bersama-sama mereka di dalam kubangan ketidaksenonohan yang sama,
dan mereka memfitnah kamu.
5. Tetapi mereka harus memberi pertanggungan jawab kepada Dia, yang
telah siap sedia menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Read more...

Get Free .CO.CC and .CC.CC Domain name No Ads!
CO.
CC supports for CNAME, A, MX, NS records!

WWW. .CO.CC

e.g. www.myname.co.cc, www.myname2.co.cc

Powered by CO.CC:Free Domain

  © Family Blessing 2009

Back to TOP