Choose a Bible Book or Range
Type your text here
Ignore Case
Highlight Results

February 12, 2008

...

Bila cinta memanggilmu, turutilah bersamanya Kendati jalan yang mesti engkau lalui sangat keras dan terjal. Ketika sayap-sayapnya merangkulmu, maka berserah dirilah padanya Sekalipun pedang-pedang yang bersemayam di balik sayap-sayap itu mungkin akan melukaimu. Ketika ia bertutur kepadamu, maka percayalah padanya Walaupun suaranya akan memporak porandakan mimpi-mimpimu laksana angin utara yang meluluh-lantakkan tetanaman. Cinta akan memahkotai dan menyalibmu. Menyuburkan dan mematikanmu. Membumbungkanmu terbang tinggi, mengelus pucuk-pucuk rerantinganmu yang lentik dan menerbangkanmu ke wajah matahari. Namun cinta juga akan mencekik dan menguruk-uruk akar-akarmu sampai tercabut dari perut bumi.

Serupa dengan sekantong gandum, cinta menyatukan dirimu dengan dirinya. Meloloskanmu sampai engkau bugil bulat. Mengulitimu sampai engkau terlepas dari kulit luarmu. Melumatmu untuk memutihkanmu, Meremukkanmu sampai engkau menjelma liat lantas,

Cinta akan membopongmu ke kobaran api sucinya, sampai engkau berubah menjadi roti yang disuguhkan dalam suatu jamuan agung kepada Tuhan

Cinta melakukan semua itu hanya untukmu sampai engkau berhasil menguak rahasia hatimu sendiri. Agar dalam pengertian itu engkau sanggup menjadi bagian dari kehidupan. Jangan sekali-kali engkau ijinkan ketakutan bersemayam di hatimu. Supaya engkau tidak memperbudak cinta hanya demi meraup kesenangan. Sebab memang akan jauh lebih mulia bagimu. Untuk segera menutupi aurat bugilmu dan meninggalkan altar pemujaan cinta. Memasuki alam yang tak mengenal musim. Yang akan membuatmu bebas tersenyum, tawa yang bukan bahak, hingga engkau pun akan menangis, air mata yang bukan tangisan

Cinta takkan pernah menganugerahkan apa pun kecuali wujudnya sendiri. Dan tidak sekali-kali menuntut apapun kecuali wujudnya sendiri itu pula. Cinta tidak pernah menguasai dan tidak pernah dikuasai. Lantaran cinta terlahir hanya demi cinta

Manakala engkau bercinta, jangan pernah engkau tuturkan, "Tuhan bersemayam di dalam lubuk hatiku". Namun ucapkanlah, "Aku tengah bersemayam di lubuk hati Tuhan". Jangan pula engkau mengira bahwa engkau mampu menciptakan jalanmu sendiri Sebab hanya dengan seijin cintalah jalanmu akan terkuak. Cinta tidak pernah mengambisikan apapun kecuali pemuasan dirinya sendiri. Tetapi bila engkau mencintai dan terpaksa mesti menyimpan hasrat, maka jadikanlah hasratmu seperti ini:

Melumatkan diri dan menjelma anak-anak sungai yang gemericik mengumandangkan tembang ke ranjang malam Memahami nyerinya rasa kelembutan. Berdarah oleh pandanganmu sendiri terhadap cinta. Menanggung luka dengan hati yang penuh tulus nan bahagia. Bahagia dikala fajar dengan hati mengepakkan sayap-sayap. Dan melambaikan rasa syukur untuk limpahan hari yang berbalur cinta. Merenungkan muara-muara cinta sambil beristirahat di siang hari Dan kembali dikala senja dengan puja yang menyesaki rongga hati.

Lantas, Engkaupun berangkat ke peraduanmu dengan secarik doa yang disulurkan kepada sang tercinta di dalam hatimu yang diiringi seuntai irama pujian yang meriasi bibirmu...

~ Kahlil Gibran ~

Read more...

Hidup itu Pilihan atau Peluang?

Kehidupan itu adalah sesuatu yang sangat rumit. Dalam kehidupan kita selalu dihadapkan pada pilihan yang kadang bagi kita ragu untuk memilihnya. Bahkan dalam keraguanpun seolah kita tetap dipaksa untuk memilih sehingga apa yang kita lakukan seolah seperti air yang mengalir dan itulah yang membuat kita merasa dipilih. Tetapi bagaimanapun hidup itu adalah bukan hanya sekedar pilihan.

Pernahkan kita merasa bahwa kehidupan adalah suatu peluang untuk mengejar apa yang kita inginkan sehingga kita bukan hanya sekedar mengikuti arus tetapi melawan arus?. Disitulah inti dari kehidupan seberapa beranikah kita melawan arus?. Itulah yang menentukan kualitas hidup kita dengan seperti apakah arus yang kita lawan. Bila arus yang kita lawan itu menuju ke arah yang lebih baik maka kita akan menjadi orang yang berhasil, tetapi bila arus yang kita lawan itu adalah menentang aturan maka kita akan menjadi orang yang sia-sia. Begitukah?. Hidup itu tujuan, kearah mana hidup itu menuju kita sendirilah yang menentukan. Tetapi ingatlah pula akan campur tangan Allah SWT. Maka kita akan menyadari bahwa berdoa dan berusaha adalah kombinasi yang tepat untuk suatu proses kehidupan. Hidup itu memang pilihan tetapi pilihan kita akan memenentukan peluang yang akan kita raih nantinya.

Jadi berhentilah untuk selalu mengatakan hidup ini adalah dipilih.

Read more...

Dua Pemancing Yang Hebat

Diceritakan tentang sebuah kejadian yang dialami dua orang pemancing yang sama-sama hebat, berinisial A dan B. Kedua pemancing itu selalu mendapatkan banyak ikan. Pernah kedua pemancing tersebut didatangi oleh 10 pemancing lain ketika memancing di sebuah danau. Seperti biasa, kedua pemancing itu mendapatkan cukup banyak ikan. Sedangkan 10 pemancing lainnya hanya bisa gigit jari, karena tak satupun ikan menghampiri kail mereka.Ke sepuluh pemancing amatir itu ingin sekali belajar cara memancing kepada kedua pemancing hebat tersebut. Tetapi keinginan mereka tidak direspon oleh pemancing berinisial A. Sebaliknya, pemancing berinisial A tersebut menunjukkan sikap kurang senang dan terganggu oleh kehadiran pemancing-pemancing amatir itu.
Tetapi pemancing berinisial B menunjukkan sikap yang berbeda. Ia bersedia menjelaskan tehnik memancing yang baik kepada ke-10 pemancing lainnya, dengan syarat masing-masing diantara mereka harus memberikan seekor ikan kepada B sebagai bonus jika masing-masing diantara mereka mendapatkan 10 ekor ikan. Tetapi jika jumlah ikan tangkapan masing-masing diantara mereka kurang dari 10, maka mereka tidak perlu memberikan apapun.

Persyaratan tersebut disetujui, dan mereka dengan cepat belajar tentang tehnik memancing kepada B. Dalam waktu dua jam, masing-masing diantara pemancing itu mendapatkan sedikitnya sebakul ikan. Otomatis si B mendapatkan banyak keuntungan. Disamping mendapatkan `bonus' ikan dari masing-masing pemancing bimbingannya, si B juga mendapatkan 10 orang teman baru. Sementara pemancing A, yang pelit membagi ilmu, tidak mendapatkan keuntungan sebesar keuntungan yang didapatkan oleh si B.

Pesan:
Kisah di atas menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan akan jauh lebih bermanfaat bila diamalkan. "Hanya dengan cara kita mengembangkan orang lain yang membuat kita berhasil selamanya," kata Harvey S. Fire Stone. Karena tindakan tersebut disamping menjadikan kita lebih menguasai ilmu pengetahuan, kita juga mendapatkan keuntungan dari segi finansial, pengembangan hubungan sosial, dan lain sebagainya. "Jika Anda membantu lebih banyak orang untuk mencapai impiannya, impian Anda akan tercapai," imbuh Zig Ziglar, seorang motivator ternama di Amerika Serikat.

Bentuk pemberian tak harus berupa uang, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya, melainkan juga dalam bentuk kasih sayang, perhatian, loyalitas, motivasi, bimbingan dan lain sebagainya semampu yang dapat kita berikan. "Make yourself necessary to somebody. – Jadikan dirimu berarti bagi orang lain," kata Ralph Waldo Emerson. Kebiasaan memberi seperti itu selain memudahkan kita memperluas jalinan hubungan sosial, tetapi juga membangun optimisme karena merasa kehidupan kita lebih berarti.

Read more...

CINTA MARLIN

Nats: Mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu
semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada
satu pun dari padanya (Mazmur 139:16)


Marlin dan Coral, sepasang ikan badut, sedang menanti telur-telur mereka menetas. Mereka asyik membicarakan nama anak-anak mereka nanti. Mereka juga mengenang masa indah pertemuan mereka dulu. Namun, rupanya bahaya mengintai mereka. Seekor barakuda berkelebat dan menerjang sarang mereka! Akibatnya, Marlin kehilangan Coral dan seluruh telur mereka. Seluruhnya? Oh, ternyata masih tertinggal satu butir! Dengan penuh sayang Marlin melindungi telur itu, dan bertekad untuk selalu melindunginya. Nemo, nama ikan dari telur yang tersisa itu, sudah dicintai ayahnya, bahkan sebelum ia menetas.

Cinta Marlin dalam film Finding Nemo mengingatkan kita akan kasih ilahi. Namun kasih-Nya jauh lebih besar! Mari kita perhatikan. Manusia baru bisa menyambut bahagia seorang anak saat mereka tahu ada janin yang hadir dalam kandungan seorang wanita. Namun sungguh luar biasa Allah. Dia telah mencintai kita bahkan sebelum kita hadir di
rahim ibu kita (ayat 13)!

Selanjutnya, orang mungkin menyukai kita karena berwajah cantik atau tampan, berdompet tebal, berbakat mengagumkan, berkedudukan tinggi, atau berjasa baik. Dengan kata lain, kita dicintai karena kinerja atau kebaikan kita. Namun, Allah mengasihi kita jauh sebelum kita mampu melakukan sesuatu bagi Dia (ayat 16). Allah bahkan tetap
mengasihi sekalipun kita kerap memberontak kepada-Nya, karena Dia telah memutuskan untuk mengasihi kita.

Hari ini, sejak kita bangun di pagi hari, kasih Allah sudah menyambut kita. Mari kita menghambur ke dalam pelukan-Nya dan mengucap syukur!

TAK ADA KASIH YANG MAMPU MENYAMAI
KASIH ALLAH KITA

Mazmur 139:1-24

1. Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau
menyelidiki dan mengenal aku;
2 Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau
mengerti pikiranku dari jauh.
3 Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring,
segala jalanku Kaumaklumi.
4 Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya,
semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.
5 Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau
menaruh tangan-Mu ke atasku.
6 Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak
sanggup aku mencapainya.
7. Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat
lari dari hadapan-Mu?
8 Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh
tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau.
9 Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di
ujung laut,
10 juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan
kanan-Mu memegang aku.
11 Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku,
dan terang sekelilingku menjadi malam,"
12 maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam
menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.
13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku
dalam kandungan ibuku.
14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan
ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar
menyadarinya.
15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku
dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di
bagian-bagian bumi yang paling bawah;
16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu
semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada
satupun dari padanya.
17. Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa
besar jumlahnya!
18 Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada
pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau.
19 Sekiranya Engkau mematikan orang fasik, ya Allah, sehingga
menjauh dari padaku penumpah-penumpah darah,
20 yang berkata-kata dusta terhadap Engkau, dan melawan Engkau
dengan sia-sia.
21 Masakan aku tidak membenci orang-orang yang membenci
Engkau, ya TUHAN, dan tidak merasa jemu kepada orang-orang yang
bangkit melawan Engkau?
22 Aku sama sekali membenci mereka, mereka menjadi musuhku.
23 Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku
dan kenallah pikiran-pikiranku;
24 lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan
yang kekal!

Read more...

Get Free .CO.CC and .CC.CC Domain name No Ads!
CO.
CC supports for CNAME, A, MX, NS records!

WWW. .CO.CC

e.g. www.myname.co.cc, www.myname2.co.cc

Powered by CO.CC:Free Domain

  © Family Blessing 2009

Back to TOP